Pelatihan Teknologi Tepat Guna Pertanian
"Pengunaan Pestisida Yang Aman dan Berkelanjutan"
Sektor pertanian adalah tulang punggung ketahanan pangan kita. Namun, tantangan yang dihadapi petani semakin kompleks, mulai dari serangan hama penyakit hingga isu keberlanjutan lingkungan. Dalam menghadapi tantangan ini, penggunaan Pestisida seringkali menjadi solusi cepat, tetapi jika tidak dikelola dengan bijak, ia dapat menimbulkan risiko kesehatan dan kerusakan ekosistem.
Inilah mengapa pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) Pertanian tentang penggunaan pestisida menjadi sangat krusial.
🛡️ Pilar Keamanan: Melindungi Petani dan Konsumen
Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan bagaimana menggunakan pestisida, tetapi juga kapan dan seberapa banyak yang dibutuhkan. Para petani dibekali ilmu mengenai:
Pengenalan Hama & Pestisida yang Tepat: Mengenali jenis hama secara spesifik dan memilih bahan aktif yang efektif, sehingga menghindari penggunaan pestisida spektrum luas yang merusak musuh alami hama.
Kalibrasi dan Dosis Aman: Menghitung dosis yang akurat dan menggunakan alat kalibrasi untuk penyemprotan, memastikan pestisida bekerja optimal tanpa residu berlebihan pada hasil panen.
Keselamatan Pengguna: Pentingnya menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap—masker, sarung tangan, dan pakaian khusus—saat aplikasi, demi melindungi kesehatan petani dari paparan zat kimia berbahaya.
🌱 Menerapkan Keberlanjutan: Menjaga Alam untuk Masa Depan
Aspek Berkelanjutan dari pelatihan ini menekankan pergeseran paradigma dari kimiawi total menuju Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Teknologi Tepat Guna yang diperkenalkan mencakup metode non-kimia, seperti:
Pemanfaatan Musuh Alami: Mendorong penggunaan agen biologi (misalnya, jamur, bakteri, atau serangga) yang secara alami menyerang hama.
Rotasi Tanaman dan Perangkap: Pengaturan pola tanam yang memutus siklus hidup hama dan penggunaan perangkap feromon sederhana namun efektif.
Dengan mengintegrasikan pendekatan ini, petani dapat mengurangi frekuensi dan volume penggunaan pestisida kimia secara signifikan. Hasilnya? Tanah dan air tetap sehat, keanekaragaman hayati terjaga, dan produk pertanian yang dihasilkan pun lebih aman dan sehat bagi konsumen.
🚀 Kesimpulan
Pelatihan Teknologi Tepat Guna Pertanian ini adalah investasi jangka panjang. Ia memberdayakan petani untuk menjadi produsen yang cerdas dan bertanggung jawab, mampu menghasilkan panen yang optimal dan berkualitas tinggi, sekaligus menjamin bahwa praktik pertanian yang mereka jalankan hari ini tidak akan mengorbankan kelestarian lingkungan dan kesehatan generasi mendatang. Pertanian yang maju adalah pertanian yang Aman dan Berkelanjutan.
Pelatihan ini di adakan pada tanggal 19 November 2025, bertempat di Aula Posyandu Melati Desa Puain Kanan dan di hadiri 170 Petani yang terdiri dari 7 Kelompok Tani di Desa Puain Kanan. Kegiatan ini di danai dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025.
Pelatihan ini bernarasumber dari PT. Nufarm Indonesia dan di pandu oleh Balai Penyuluh Pertanian Tanta.



